Bertengkar
dengan pasangan memang tidak menyenangkan, tetapi tidak akan pernah bisa kamu
hindari dalam hubungan. Pasangan yang sehat bisa mengatasi semua itu dengan
sehat juga. Akan tetapi, jika pasangan tidak mampu mengatasinya dengan sehat,
dapat berakibat putus atau perceraian.
Kenapa
bisa begitu? Kurangnya ketegasan batasan diri, ketidakmampuan dalam
berkomunikasi dengan baik, serta rendahnya kesadaran diri dan kedewasaan untuk
mencari solusi adalah beberapa sebabnya. Berikut ini adalah berbagai jenis
pertengkaran yang dapat mengakhiri hubungan jika kamu tidak bisa mengatasinya
dengan dewasa.
1. Mengejek Pasangan Saat Bertengkar
Menggunakan
kata-kata kotor karena dikuasai emosi masih bisa dimaafkan apabila kamu dan
pasangan sudah menyepakatinya bersama. Namun, pasangan tetap tidak boleh mengejek kamu dengan memanggil kamu
dengan kata-kata yang tidak pantas. Tidak
hanya menyakiti perasaan, mengejek pasangan juga menambah panas konflik.
Masalah makin rumit dan nyaris tidak terselesaikan karena kalian telanjur
tersakiti.
2. Bertengkar Soal Perselingkuhan, Ketika Pasangan
Terus Mengulangi Perbuatannya
3. Bertengkar Soal Keuangan
Keuangan
adalah salah satu penyebab terbesar putusnya hubungan. Hal itu disebabkan oleh kurangnya kesadaran pasangan
dalam menyepakati cara mereka mengelola keuangan bersama-sama atau salah satu
pihak yang dengan sengaja atau tidak lalai dalam memanajemen keuangan.
Jika tidak bisa diselesaikan dengan sehat dapat berujung putus atau perceraian.
4. Bertengkar Soal Keluarga Pasangan
Kebencian
terhadap keluarga pasangan terkadang tidak bisa dihindari, terutama terhadap orang tua pasangan. Jika
pasangan membenci orang tua kamu atau sebaliknya, bisakah kalian menemukan
jalan tengah untuk solusinya? Kurangnya
restu orang tua, ikut campur tangan orang tua dalam hubungan sering kali
menjadi masalah yang berakibat cekcok berat hingga perceraian.
5. Kamu atau Pasangan Mengancam Putus/Cerai
Kecuali
kalau kamu benar-benar ingin putus atau cerai, sebaiknya jangan ungkit-ungkit
kata-kata tersebut saat bertengkar. Bisa saja pasangan
malah menanggapi serius perkataanmu, lalu kamu menyesal karena melontarkannya
saat dikuasai emosi. Maka dari itu, jangan sampai kamu mengeluarkan kata putus
atau cerai dengan mudah, ya!





