Putus cinta bukan berarti dunia kiamat. Jangan sampai salah langkah karena tidak bisa menerima kenyataan putus cinta. Jangan turuti keinginanmu untuk melampiaskan kekesalanmu dengan jalan yang salah. Jika kamu melampiaskan kekesalan akibat putus cinta dengan cara yang "salah" maka kamu siap-siap saja mendapatkan balasannya. Kamu akan tambah menyesal karena kamu jadi terjerumus kedalam kehancuran diri. Maka dari itu "sabar" adalah bentengmu dari kehancuran diri akibat salah melampiaskan kekesalah patah hati.
Setidaknya ada lima dampak positif yang bisa kamu dapatkan dari pengalaman gagal dalam percintaan namun tentu saja dengan syarat kamu harus menyikapinya dengan berpikiran positif dan disertai kesabaran.
1. Dapat Pasangan Yang Lebih baik
Putus cinta bukan berarti buruk. Malah sebaliknya, dengan putus cinta kamu justru malah mendapatkan pasangan yang lebih baik lagi. Kamu boleh punya rencana tapi Tuhan yang menentukan. Tuhan tahu mana yang baik untukmu dan mana yang buruk untukmu. Kamu tidak tahu kan bagaimana masa depanmu dengan dia jika kamu tidak putus. Tapi Tuhan pasti tahu bagaimana masa depanmu jika kamu tidak putus dengannya. Percayalah bahwa putus cinta tidak selalu buruk.Tetap positif thinking saja dan bordo'alah agar kamu kelak mendapatkan pasangan yang lebih baik.
2. Terhindar Dari Kesialan
Ternyata putus cinta pun juga bisa membuat kamu terhindar dari kesialan hidup. Banyak sekali orang yang mengalami putus cinta yang malah membuatnya terhindar dari kesialan. Tidak seratus dua ratus orang saja loh yang justru terhindar dari kesialan akibat putus cinta. Banyak sekali loh orang yang malah berterima kasih karena dia putus cinta. Sebab apa dia berterima kasih? Sebab kalau dia tidak putus maka dia akan menikah dengan pilihan yang salah. Tapi karena putus sebelum menikah maka kesialan itu tak jadi menimpa dirinya.
3. Kamu Jadi Punya Pengalaman Untuk Dijadikan Pelajaran Hidup
Tidak ada yang salah dengan yang namanya kegagalan. Bahkan banyak orang-orang diluar sana yang berhasil menemukan kebahagian cinta sejati setelah mengalami ratusan kali kegagalan. Mereka bangkit dan belajar dari kesalahan masa lalu.
Sama halnya ketika kamu dihadapakan pada kenyataan pahit yaitu harus mengalami kegagalan cinta dengan pasanganmu. Mungkin rasanya gagal dalam cinta itu sangat perih dan pahit, itu pasti. Namun dibalik putus cinta ada rahasia yang mungkin tak pernah kamu duga sebelumnya. Rahasianya adalah kamu tak akan lagi melakukan kesalahan yang sama karena kamu telah belajar dari pengalaman kegagalanmu ini. Kegagalanmu sekarang adalah gurumu dimasa depan.
4. Menjadi Pribadi Yang Optimis Dan Tak Mudah Menyerah
Selalu ada resiko dalam kehidupan ini. Kalau dalam berbisnis ada yang namanya resiko bangkrut maka dalam pacaran atau menjalin hubungan ada yang namanya resiko patah hati. Karena kamu lagi patah hati maka kamu bisa diibaratkan seperti orang berbisnis yang sedang mengalami kebangkrutan. Jadi kamu dihadapkan pada dua pilihan, meratapi kegalalan cinta (tetap bangrut) atau move on (sukses kembali). Kalau kamu orangnya mudah menyerah dan pasrah maka pastinya kamu akan memilih opsi pertama yaitu meratapi kegagalan cinta. Namun kalau kamu bukan orang yang mudah menyerah maka kamu pasti akan berusaha untuk move dari masa sulit itu. Kamu tahu memang move on dari orang yang telah menguasai hatimu itu memanglah tidak mudah, namun kamu yang tidak memiliki kamus menyerah dalam hidup, kamu pasti optimis bisa move on semove-on move-onnya.
5. Putus Cinta Disaat Kamu Masih Muda Adalah Pelajaran Yang Akan Membuatmu Lebih Dewasa, Kamu Gak Akan Jadi Orang Tua Yang Kekanak-Kanakan
Seperti pepatah bilang, yang muda yang jatuh cinta, yang muda yang putus cinta. Jadi karena kamu masih muda maka kamu sebaiknya jangan terjebak dengan rasa sakit akibat putus cinta. Justru seharusnya, kamu harus memanfaatkan putus cinta sebagai pembelajaran yang akan membuatmu kelak menjadi sosok pemuda maupun pemudi yang memiliki kedewasaan bersikap khususnya dalam menjalin cinta. Kamu yang sudah pernah melakukan kesalahan dimasa muda tentu akan meperbaiki sikap agar saat nanti dewasa maka sikap kamu juga sama dewasanya dengan umur kamu. Jadi kamu gak akan tuh dapat julukan tua tapi sikap kekanak-kanakan.
